Ustadz Khalid Basalamah: Pawang Hujan Itu Dukun, Haram Hukumnya dalam Islam

Ustadz Khalid Basalamah: Pawang Hujan Itu Dukun, Haram Hukumnya dalam Islam
Ustadz KHalid Basalamah saat sedang menyampaikan ceramah

Berita Link – Pawang hujan menjadi sorotan masyarakat Indonesia belakangan ini di media sosial.

Di tengah masyarakat, pawang hujan masih diyakini sebagai orang yang mampu menghalau turunnya hujan agar suatu acara atau kegiatan dapat berjalan lancar.

Menanggapi fenomena pawang hujan tersebut, pada sebuah unggahan video di akun TikTok @sebuahcoretan menampilkan Ustadz Khalid Basalamah yang mendapat pertanyaan dari salah seorang jamaah.

“Jangan dipanggil. Pawang hujan ini dukun tidak boleh sama sekali haram dalam Islam,” ucapnya menjawab pertanyaan dari jamaah.

Dia mengungkapkan hujan adalah rahmat sehingga banyak cara untuk menghindari hujan saat sebuah acara atau kegiatan berlangsung.

“Ada acara turun hujan, biarkan hujan akhi rahmat dari Allah, kenapa emangnya. Pasang tenda, masuk ke dalam ruangan jika hujan lebat sekali tunda hari lain,” ucapnya dalam video tersebut.

Postingan video tersebut diunggah pada Minggu, 20 Maret 2022 lalu dan telah disukai oleh 23,7 ribu orang dan dibagikan sebanyak 1.725 kali.

Selain itu video tersebut mengundang 8.002 komentar dari para warganet, dalam kolom komentar akun @sebuahcoretan menyematkan penjelasan.

“Ustadz menyampaikan dalam sudut pandang Islam ya sobat, jangan ke mana-mana bahasannya. Semoga Allah mudahkan kita untuk paham,” tulis akun tersebut.

Beragam tanggapan pun muncul dari komentar warganet mengenai isi postingan tersebut, yang tampaknya merupakan video lama yang diunggah akun tersebut.

“Semua kehendak Allah. Mereka hanya meminta dengan cara dan kepercayaannya,” tulis akun @ArieRiyuAbrizam.

“Hujan (turun) ada takdir Allah SWT, hujan reda juga takdir Allah SWT silakan menyikapi hal ini. Allah SWT maha tau. Kita hanya bisa berdoa kepada-Nya,” tulis akun @DindaLestari.

Selain itu banyak dari warganet yang berkomentar bahwa fenomena pawang hujan adalah budaya dan adat istiadat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.