Top 3 Metro: Anies Baswedan Namai Jalan Tokoh Betawi, M Taufik Gerindra Sering ke Rumah Dinas

Top 3 Metro: Anies Baswedan Namai Jalan Tokoh Betawi, M Taufik Gerindra Sering ke Rumah Dinas

TEMPO.CO, Jakarta – Tiga berita terpopuler metropolitan pada Rabu pagi ini dimulai dari Anies Baswedan ingin dikesankan sebagai pemimpin nasionalis inklusif dengan menjadikan tokoh Betawi jadi nama jalan di Jakarta. Anies ingin menghapus tudingan liar bahwa dia hanya dekat dengan kelompok Islam kanan islamis ekslusif. 

Berita lain adalah DPW NasDem Aceh silaturahmi ke rumah dinas Gubernur DKI di Menteng. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi ingin mengundang Anies hadir di peresmian kantor baru, sekaligus bernostalgia sebagai anggota HMI.

Berita ketiga adalah politikus Gerindra M Taufik disebut sering berkumpul dengan politikus NasDem di rumah dinas Anies Baswedan. Politikus NasDem Bestari Barus mengatakan rutin bertemu dengan Taufik dan Anies, bahkan sarapan bersama di rumah dinas Gubernur DKI itu. 

Berikut 3 berita terpopuler kanal metropolitan pada Rabu, 22 Juni 2022:    

1. Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan, Anies Ingin Dikesankan Pemimpin Nasionalis Inklusif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan beberapa jalan dan zona yang dinamakan dengan nama-nama tokoh Betawi. Menurut Anies, nama-nama tokoh yang disematkan adalah orang yang di masa lalu telah berdampak di perjalanan kehidupan Jakarta dan Indonesia.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini ingin menciptakan pemimpin yang nasionalis dan inklusif.

“Anies ingin menciptakan kesan sebagai pemimpin yang nasionalis dan inklusif,” ujar Adi lewat keterangan tertulis pada Selasa sore, 21 Juni 2022.

Kendaraan melintasi Jalan H Bokir Bin Dji’un yang sebelumnya bernama Jalan Raya Pondok Gede ruas Jalan Raya Bogor – Tamini di Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Menurut Adi, sepertinya positioning ini yang dilakukan Anies untuk mengamputasi tudingan liar selama ini, bahwa Anies hanya dekat dengan kelompok Islam kanan islamis ekslusif. 

Anies juga terlihat ingin menampilkan dirinya sebagai pemimpin yang menghargai budaya Betawi sebagai budaya lokal warga jakarta.

Apakah ini strategi agar Anies mendapat citra positif dari masyarakat di luar Jakarta? 
“Anies memainkan strategi double track, disatu sisi ingin terlihat sebagai sosok yang menghormati budaya lokal dan pada saat bersamaan ingin tonjolkan diri sebagai figur yang inklusif,” tutur Adi.

“Tentu sebagai bekal Anies ke depan untuk maju pilpres 2024,” tambahnya.

Sebagai informasi, Gubernur Anies menjelaskan para tokoh Betawi itu adalah pribadi-pribadi yang dikenang dan diingat karena hidupnya dihibahkan untuk kemajuan. Ada nama-nama yang sudah menjadi pahlawan nasional, tapi ada begitu banyak juga nama-nama berjasa yang belum dicatat sebagai pahlawan Nasional.

Selanjutnya DPW NasDem Aceh silaturahmi ke rumah dinas Anies…

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber resmi.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.