Swab Saat Batuk Pilek Pasti Positif COVID-19? Begini Penjelasannya

Swab Saat Batuk Pilek Pasti Positif COVID-19? Begini Penjelasannya
Jakarta

Sebagian orang heboh dengan anjuran untuk tidak melakukan tes COVID-19 saat bergejala batuk pilek lantaran diyakini hasilnya bakal positif. Faktanya, tidak seperti itu.

Hal tersebut dijelaskan dokter spesialis paru Erlina Burhan dari RSUP Persahabatan Jakarta. Menurut dr Erlina, pasien justru dianjurkan melakukan pemeriksaan dini saat gejala baru muncul atau relatif ringan.

Hal ini untuk memastikan gejala batuk pilek benar dipicu oleh infeksi COVID-19 atau infeksi bakteri. “Kalau negatif misalnya, bukan karena COVID-19 tapi karena bakteri, kan tata laksananya juga akan berbeda,” katanya dalam agenda webinar daring IDI, dikutip Selasa (21/6/2022).

Menghindari pemeriksaan tes COVID-19 disebutnya justru hanya akan merugikan kondisi pasien. Ada kemungkinan risiko gejala memburuk, lantaran tatalaksana atau perawatan pasien terlambat.

“Dan kalau terlambat tidak mau didiagnosis, nanti sudah parah, pengobatannya akan lebih susah,” terang dr Erlina dilansir detikHealth.

Dia mengingatkan, pasien COVID-19 yang terlanjur bergejala berat lebih mungkin terkena long COVID-19 atau keluhan gejala berkepanjangan. Misalnya fatigue atau kondisi yang membuat Anda tidak memiliki motivasi dan energi.

“Didata jurnal, penyakit yang berat itu berhubungan dengan long COVID-19, saya memiliki pasien-pasien long COVID ini rata-rata penyakitnya berat waktu dirawat dan ini sungguh menyulitkan, rata-rata gejalanya fatigue, jalan 200 meter udah sesak,” lanjut dr Erlina.

Menurut dr Erlina, sebaiknya Anda memeriksakan diri jika telah menunjukkan gejala. Supaya lekas ditangani dan diobati.

“Periksalah gejalanya saat baru saja terjadi, supaya cepat ketahuan, cepat diobati dan menurunkan risiko long COVID,” sambungnya.

Simak VideoPemerintah Imbau Warga Segera Testing Jika Flu-Batuk Biasa
[Gambas:Video 20detik]
(hse/fat)

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber resmi.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.