Para Raksasa Teknologi Masuk Metaverse, Terbaru Tencent

Para Raksasa Teknologi Masuk Metaverse, Terbaru Tencent

Jakarta, CNBC Indonesia – Tencent mengumumkan kepada stafnya pembentukan resmi unit “extended reality” (XR). Menurut tiga orang sumber yang mengetahui, mengatakan, dengan pembentukan tersebut, perusahaan resmi masuk ke dunia virtual metaverse.

Unit ini ditugaskan untuk membangun bisnis realitas yang diperluas untuk Tencent, termasuk software dan hardware. Unit bisnis itu akan dipimpin oleh Chief Technology Officer Tencent Games Global Li Shen dan akan menjadi bagian dari grup bisnis Interactive Entertainment perusahaan.

Unit tersebut akan memiliki lebih dari 300 staf, di tengah keadaan di mana Tencent telah memangkas biaya dan memperlambat perekrutan.

Unit itu pertama kali dibentuk awal tahun ini tapi masih penuh dengan rahasia. Extended reality adalah istilah yang mengacu pada teknologi imersif seperti virtual reality dan augmented reality, yang dipandang sebagai blok bangunan metaverse.

Investor, pengusaha, dan raksasa teknologi di seluruh dunia memang mulai mengadopsi konsep metaverse, sejak Mark Zuckerberg, CEO Facebook yang baru-baru ini mengubah namanya menjadi Meta.

Sebut saja Microsoft hingga Disney telah mengumumkan bahwa mereka juga sedang mengerjakan proyek metaverse mereka sendiri. Tak ingin ketinggalan perusahaan China dan AS pemilik TikTok-ByteDance hingga Apple juga membangun unit headset mereka yang melibatkan teknologi XR.

Salah satu sumber mengatakan unit itu dilihat secara internal sebagai proyek gairah pendiri dan kepala eksekutif Tencent Pony Ma yang pertama kali menyoroti pentingnya metaverse, atau apa yang disebutnya “internet semua-nyata” pada akhir 2020.

Pengenalan tim baru berbeda dengan perampingan yang terjadi di bagian lain Tencent.

Tencent hingga saat ini memang belum secara terang-terangan mengaku ke publik soal rencana pembangaunan metaversenya. November lalu, perusahaan mengatakan kepada analis bahwa mereka memiliki banyak blok bangunan teknologi dan kemampuan untuk mendekati peluang metaverse, tetapi tidak merincinya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Disney Ikut Antre Masuk Metaverse, Mau Tiru Jejak Facebook?

(roy/roy)


Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber www.cnbcindonesia.com.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.