Memanas Sidang ‘Jin Buang Anak’ Sebab Hakim Merasa Dituding Berpihak

Memanas Sidang ‘Jin Buang Anak’ Sebab Hakim Merasa Dituding Berpihak
Jakarta

Sidang kasus keonaran ‘tempat jin buang anak’ Edy Mulyadi memanas. Usai terjadi cekcok, jaksa menilai hakim tidak fair dan merasa berat sebelah.

Sidang itu dilaksanakan di PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2022).

Memanas

Awalnya, sidang memanas lantaran Edy Mulyadi mengeluarkan suara tinggi ketika bertanya ke saksi Hengky Primana selaku Kabid Kepemudaan Kemahasiswaan SEMMI. Suara tinggi itu keluar ketika Edy bertanya terkait BAP Hengky yang menilai pernyataan Edy Mulyadi soal aset-aset negara dijual adalah pernyataan bohong.

“Saya katakan (di video Tolak IKN) negara jual aset, saudara katakan itu bohong betul?” tanya Edy dan diamini Hengky.

Hengky meyakini perkataan Edy itu bohong sebab dia tidak pernah melihat kuitansi jual beli aset negara. Edy pun menganalogikan aset negara dengan sebuah mobil.

“Karena saudara nggak lihat kwitansi. Misal jaksa X punya mobil, Anda pernah lihat kuitansinya?” tanya Edy.

“Karena mobil beliau itu bukan hak milik saya,” jawab Hengky.

Ketika itu juga suara Edy meninggi. Edy teriak meminta jawaban Hengky.

Sidang Edy Mulyadi (Foto: Zunita/detikcom)

“Anda pernah atau tidak!” ucap Edy.

“Itu bukan hak milik saya!” timpal Hengky.

“Anda pernah atau tidak, jawab pernah atau tidak!” teriak Edy.

Hakim pun mengetuk palu hingga tiga kali dan meminta Edy lebih sopan lagi. Hakim heran mengapa Edy bertanya hingga ribut.

“Bentar-bentar ini kenapa ribut-ribut ini,” ujar hakim ketua Adeng AK.

Selengkapnya di halaman selanjutnya

Simak juga ‘Sidang Kasus “Jin Buang Anak”, Saksi Ungkap Alasan Laporkan Edy Mulyadi’:

[Gambas:Video 20detik]

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber resmi.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.