Lewat Optimalisasi Teknologi Digital, Nasabah BRI Prioritas Ditargetkan Tumbuh 15 Persen hingga Akhir 2022

Lewat Optimalisasi Teknologi Digital, Nasabah BRI Prioritas Ditargetkan Tumbuh 15 Persen hingga Akhir 2022

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berencana memanfaatkan optimalisasi teknologi digital untuk mendongkrak bisnis wealth management.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani optimistis, bisnis wealth management akan terus meningkat, seiring dengan langkah perseroan yang gencar melakukan aktivitas literasi keuangan secara masif untuk meningkatkan awareness kepada khalayak umum mengenai pentingnya pengelolaan keuangan.

“BRI menjalankan beragam aktivitas literasi dan edukasi keuangan, mulai dari edukasi di media sosial, broadcast communication, serta event baik online maupun offline,” kata Handayani, dalam keterangannya, dikutip Selasa (21/6/2022).

Baca juga:

Lebih lanjut Handayani bilang, upaya tersebut membuahkan hasil, di mana jumlah nasabah kelolaan wealth management BRI per periode Mei 2022 tumbuh lebih dari 10 persen sejak awal tahun ini (year to date/ytd).

Melalui pertumbuhan bisnis wealth management, bank dengan kode emiten BBRI itu menargetkan, jumlah nasabah BRI Prioritas dapat tumbuh 15 persen hingga penghujung 2022.

Handayani mengungkapkan, BRI Prioritas menghadirkan layanan prima atau priority banking terbaik untuk merealisasikan kemudahan finansial bagi nasabah.

“Mulai dari perencanaan keuangan yang strategis, perlindungan aset finansial, serta senantiasa mendampingi nasabah membentuk generation wealth tidak hanya dalam satu generasi,” tutur dia.

Baca juga:

Dengan bergabung menjadi nasabah BRI Prioritas, Handayani menambah, financial advisor BRI akan siap memberikan pendampingan perencanaan keuangan, rekomendasi proteksi aset finansial, meningkatkan diversifikasi investasi sesuai profil nasabah.

“Dan persiapan hari tua maupun distribusi aset ke generasi selanjutnya,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber money.kompas.com.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.