Kelarutan Garam dalam Air dan Reaksi Pengendapan, Ini Penjelasannya!

Kelarutan Garam dalam Air dan Reaksi Pengendapan, Ini Penjelasannya!

Kelarutan garam dalam air dalam ilmu kimia akan membuat garam terdisosiasi menjadi ion-ion.

Kamu mungkin kini mengenal garam sebagai bumbu dapur. Garam menjadi penyedap makanan karena memiliki rasa asin.

Garam dapat larut ke dalam makanan dan air. Ketika larut mereka akan menjadi ion yang sangat kecil.

Selain menjadi penyedap makanan, apa itu garam sebenarnya?

Baca Juga: Pengertian Kinetika Kimia Laju Reaksi, Apa Faktor Utamanya?

Definisi Kelarutan Garam dalam Air

Kita mungkin seringkali menemui garam di kehidupan sehari-hari. Bahkan, garam tersedia di berbagai toko dengan harga terjangkau.

Garam sendiri merupakan sebuah senyawa ionik yang berasal dari reaksi netralisasi asam dan basa.

Senyawa ini terkenal mudah larut dalam air. Ketika larut, maka garam akan terdisosiasi menjadi ion-ion.

Garam terdiri dari kation (ion bermuatan positif) selain H+ dan anion (ion bermuatan negatif) selain OH- dan O2-.

Kelarutan garam akan sangat mudah jika berbagai ion terhidrasi. Mereka kemudian akan menghalangi interaksi tarik menarik antarion yang berlawanan.

Tetapi, apa itu kelarutan? Kelarutan merupakan jumlah maksimum dari suatu zat atau senyawa yang dapat larut dalam pelarutan.

Kelarutan juga memiliki satuan, yakni mol. Tingkat kelarutan garam tentu saja juga berbeda-beda.

Semua itu akan bergantung pada jenis ion penyusunnya. Jenis garam yang mudah larut di dalam air adalah NaCl. Sedangkan garam yang sulit larut adalah Agl.

Baca Juga: Reaksi Eksoterm dan Endoterm, Pengertian Beserta Contoh Penerapan

Apa Itu Reaksi Pengendapan?

Sebelumnya kita telah membahas kelarutan garam dalam air dan definisi senyawa itu sendiri. Selanjutnya, maka kita akan membahas reaksi pengendapan.

Terbentuknya produk reaksi yang dapat mengendap atau tidak dari suatu reaksi sebenarnya tidak bisa ditentukan hanya dari muatan ion saja.

Jadi, suatu reaksi pengendapan dapat terjadi atau tidak bisa kita ketahui melalui observasi eksperimen.

Sebagai contoh, apabila sebuah larutan NaOH bercampur dengan Mg (NO3)2, apakah mereka akan mengalami pengendapan?

Kedua senyawa tersebut sebenarnya termasuk ke dalam senyawa ionik yang mudah larut. Mereka juga memiliki elektrolit yang kuat.

Setelah mereka tercampur di dalam suatu larutan, maka akan menciptakan ion-ion MG2+ H-, Na+, dan juga NO3-.

Nah, NaNO3 merupaan senyawa mereka yang mudah larut. Sedangkan MG(OH)2 menjadi senyawa yang sulit larut dan akan mengendap.

Jadi, hasil pengendapan dari campuran kedua senyawa NaOH dan Mg9NO3)2 adalah Mg(NO3)2(aq) beserta 2NaOH(aq). Keduanya akan dijumlah dan menghasilkan Mg (OH)2(s) dan 2NaNO3(aq).

Jika mempelajari mengenai kelarutan garam dalam materi kimia, maka secara otomatis kamu juga harus memahami reaksi pengendapannya. Hal itu karena mereka pada dasarnya saling berhubungan satu sama lain.

Baca Juga: Contoh Reaksi Reduksi Mudah Kita Temukan dalam Kehidupan

Dapat kita simpulkan bahwa kelarutan garam dalam air tidak selalu terjadi. Beberapa dari senyawa ini ada yang mudah larut dan tidak.

Mereka yang tidak larut akan mengendap dan akhirnya menghasilkan reaksi pengendapan. (R10/HR-Online)

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber resmi.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.