Kasus Covid-19 Meningkat, Tenang! Ternyata Omicron Tidak Berbahaya

Kasus Covid-19 Meningkat, Tenang! Ternyata Omicron Tidak  Berbahaya
Photo by Jeremy Bezanger/Unsplash

Beritalink.com – Kasus Covid-19 dengan varian omicron terpantau semakin meningkat di ibu kota Jakarta.

“Sekitar 90 persen transmisi lokal (varian Omicron) terjadi di Jakarta. Kita harus persiapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi Omicron dan harus kita pastikan kita menang,” kata Budi, lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (16/1/2022).

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia.

Menurut data Worldometers Kasus baru di Indonesia sebanyak 850 kasus memang meningkat jika dibandingkan dengan posisi akhir Desember yang hanya hitungan puluhan, atau 100-an.

Karakteristik Omicron yang mudah menular terkonfirmasi dari lonjakan temuan kasus baru yang per Sabtu kemarin yang mencapai 2,43 juta dalam sehari di seluruh dunia.

Akan tetapi dari sisi lain karakteristik Omicron yang kurang mematikan terlihat dari angka kematian yang justru berkurang, dari 6.376 kematian per hari pada 31 Desember tahun lalu. menjadi 5.778 kematian pada Sabtu kemarin.

Omicron ini sebetulnya, benar bahwa dia tidak berbahaya. Kalau toh berbahaya, berbahayanya itu kecil sekali lebih kecil dari varian Delta, ini menurut penelitian mereka ya,” kata Siti Fadilah Supari, Mantan Menteri Kesehatan dikutip Beritalink.com dari pikiran-rakyat.com.

Dia tidak menampik bahwa, penularan Covid-19 varian Omicron lebih besar daripada Covid-19 varian lain, namun menurutnya hal tersebut tak begitu berarti lantaran tak membahayakan.

Jika tren ini bisa bertahan, maka ada kemungkinan virus Covid-19 akan berakhir seperti virus flu biasa yang mudah menular tapi juga mudah diatasi dan bisa diobati hanya dengan istirahat dan obat yang dijual bebas di pasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.