Dunia  

Ini Orang Pertama yang Upload Video ke YouTube, Hartanya Rp 4,4 T!

Ini Orang Pertama yang Upload Video ke YouTube, Hartanya Rp 4,4 T!

Jakarta

Platform berbagi video Youtube merupakan salah satu media sosial yang paling banyak digunakan netizen di berbagai belahan dunia. Namun tahu kah kamu siapa orang pertama yang mengunggah video di Youtube?

Melansir dari CNN, video YouTube pertama diunggah pada 23 April 2005 oleh co-founder YouTube Jawed Karim. Dirinya memposting video berdurasi 18 detik, berjudul “Saya di kebun binatang.”

Sampai hari ini, video tersebut adalah satu-satunya video di saluran Karim. Namun setahun setelah “Me at the zoo,” Karim dan rekan-rekan pendiri menjual platform tersebut ke Google dengan harga US$ 1,65 miliar. Lantas berapa total kekayaan yang dimiliki oleh Karim saat ini?

Berdasarkan laporan dari celebrity net worth, Jawed Karim diperkirakan memiliki kekayaan mencapai US$ 300 juta atau setara dengan Rp 4,44 triliun (kurs Rp 14.800/dolar AS).

Sebelum membangun platform Youtube, Karim pernah bekerja sebagai salah satu karyawan awal dari startup kecil Silicon Valley bernama PayPal. Namun pada Agustus 2002, eBay mengakuisisi PayPal seharga US$ 1,5 miliar secara tunai.

Berkat akuisisi tersebut, Kamrim berhasil mendapatkan beberapa juta dolar saat itu. Bosnya di PayPal saat itu, Elon Musk dan Peter Thiel masing-masing memperoleh US$ 175 juta dan US$ 60 juta dari akuisisi tersebut.

Barulah pada awal 2005, Karim beserta 2 pendiri Youtube lainnya, Chad Hurley and Steve Chen meninggalkan PayPal. Mereka mulai bertemu di kedai kopi lokal bernama Max’s Opera Cafe untuk bertukar pikiran tentang ide bisnis yang ingin mereka bangun, dan di tahun yang sama lahirlah Youtube.

Tepat setelah ikut mendirikan YouTube, Jawed memilih untuk keluar dari perusahaan rintisan itu agar dia bisa mendaftar di sekolah pascasarjana di Universitas Stanford. Sedangkan Chad Hurley dan Steve Chen memutuskan untuk tetap bekerja di perusahaan dan membuat Youtube menjadi platform media yang kita gunakan saat ini.

Akibatnya, ia menerima saham ekuitas yang lebih kecil dibandingkan dengan rekan pendirinya saat Youtube dibeli Google. Meskipun meninggalkan perusahaan, Jawed masih memiliki persentase YouTube yang cukup signifikan pada saat dijual ke Google pada Oktober 2006.

(fdl/fdl)

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber news.google.com.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.