Elektabilitas Anies Turun di Litbang Kompas, Loyalis Singgung Awal Pilgub DKI

Elektabilitas Anies Turun di Litbang Kompas, Loyalis Singgung Awal Pilgub DKI

Jakarta

Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam survei pencapresan versi Litbang Kompas mengalami penurunan dibanding Januari lalu. Loyalis Anies, La Ode Basir mengaku menerima hasil survei ini sebagai pengetahuan, bukan sumber rujukan. Mengapa begitu?

Ia menyebut berkaca pada masa-masa awal Pilgub DKI Jakarta pada 2017 silam, paslon Gubernur-Wagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno hampir tidak pernah meraih hasil survei tertinggi. Ternyata, keduanya keluar sebagai pemenang Pilgub DKI.

“Intinya saya kan punya pengalaman dengan lembaga survei dan hasil-hasil terkait Pilkada DKI. Pilkada DKI itu dari awal sampai akhir, hampir semua lembaga survei tidak pernah Pak Anies nomor 1 atau 2, selalu nomor 3,” kata La Ode saat dihubungi, Kamis (23/6/2022).

La Ode juga menilai Anies memiliki segudang prestasi hingga hasil kerja nyata dibandingkan capres lainnya yang dijagokan saat ini. Hal ini, kata dia, bisa dilihat dari segi kebijakan, hasil pembangunan fisik hingga penghargaan yang diraih Anies selama memimpin Jakarta.

“Marilah nama-nama yang muncul kita bikin list, misal Pak Anies kemudian apa kebijakannya, kan karya bisa dilihat tidak hanya bentuk fisik tapi dirasakan manfaatnya. Kita list, apa saja yang diperbuat. Kedua, apa pembangunan fisik. ini kelihatan. Ketiga baik poin 1 dan 2, orang ada apresiasi, ada penghargaan, pengakuan itu dari lembaga kredibel independen terhadap karya pemerintah,” jelasnya.

“Siapa paling banyak daftarnya dari ketiga instrumen tadi, baik kebijakan, karya fisik dan penghargaan? Kita lihat paling banyak. Yang kita pilih paling banyak karyanya,” sambungnya.

Loyalis yang juga Deklarator Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) itu memandang Anies bisa menjaga elektabilitas dengan sangat baik dengan cara merajai 3 besar survei. Kendati begitu, dia menilai hasil survei suatu lembaga bukanlah satu-satunya ukuran jika melihat dari tingginya popularitas Anies saat ini.

“Saya punya keyakinan bahwa Mas Anies sekarang on the track justru popularitas dan elektabilitas, terutama elektabilitasnya mampu dijaga dengan baik. Lalu kita kan ingin masyarakat Indonesia memilih berdasarkan pertimbangan rasional dan objektif. Orang dipilih karena dia tau dan dia kenal karena diberitakan. Orang diberitakan karena ada hasil karyanya,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Lagi-lagi, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan masih merajai peringkat papan atas survei pencapresan. Survei Litbang Kompas yang terbaru membuktikan dominasi ketiga tokoh potensial capres ini.

Dikutip dari hasil survei Litbang Kompas, Rabu (22/6/2022), berikut urutan elektabilitas tokoh potensial capres tersebut:

1. Prabowo 25,3%
2. Ganjar Pranowo 22%
3. Anies Baswedan 12,6%

Urutan ini belum berubah dibanding hasil survei Litbang Kompas pada Januari lalu. Bedanya, elektabilitas Prabowo dan Anies cenderung turun dibanding hasil survei Januari lalu, masing-masing saat itu Prabowo mendapat 26,5% dan Anies mendapat 14,2%.

Lain dengan elektabilitas Prabowo dan Anies yang turun, elektabilitas Ganjar naik dari hasil survei Januari sebesar 20,5% menjadi 22% dari hasil survei terbaru ini.

Simak Video: Respons Ganjar Pranowo Terkait Elektabilitasnya yang Tinggi

[Gambas:Video 20detik]

(taa/dwia)

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber resmi.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.