Dukung Inklusi Keuangan UMKM Melalui Teknologi Digital

Dukung Inklusi Keuangan UMKM Melalui Teknologi Digital

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Pemerintah berupaya untuk memberikan dukungan kepada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dukungan tersebut diberikan di berbagai sektor. Salah satunya di sektor teknologi melalui pengembangan dan pemanfaatan financial technology (fintech) untuk meningkatkan akses UMKM terhadap pembiayaan.

“Teknologi seharusnya juga memberikan solusi parsial untuk kendala pengelolaan data. Saya berharap inklusi keuangan yang terutama didukung oleh teknologi digital akan memberikan akselerasi untuk terlebih dahulu mengidentifikasi mereka yang sebagian besar di sektor informal, dan sekaligus dapat secara efektif menyasar semua dukungan untuk pemain ini, terutama perempuan,” ujar Menkeu dalam Seminar Forum B20 bertema “Accelerating the Inclusion of Women MSMEs in the Global Economy”, Jumat (17/06) di Jakarta.

Selain itu, Menkeu menjelaskan Pemerintah juga menyediakan platform yang disebut DigiKU (Kredit Digital untuk UMKM) yang merupakan kerjasama antara Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan pelaku e-commerce.

Inisiatif Pemerintah lainnya untuk mendukung UMKM adalah dengan mengembangkan database. Menkeu mengatakan bahwa data menjadi salah satu yang terpenting dalam melaksanakan seluruh program pemerintah. Dalam banyak program yang digulirkan di masa pandemi ini, Pemerintah bisa mengumpulkan dan mendapatkan data secara lebih banyak, terutama di tingkat sektor informal, secara akurat. Data tersebut tidak hanya dikumpulkan, namun juga dipilah-pilah, terutama dari perspektif gender.

“Omnibus Law Cipta Kerja sebenarnya juga salah satu elemen penting di sektor UMKM yang antara lain dalam hal ini reformasi penyederhanaan perizinan, kesatuan database, kemudahan akses rantai pasok bahan baku, serta dalam hal pendanaan akses permodalan serta ekspansi pasar. Saya pikir ini adalah salah satu dukungan komprehensif terpenting yang kami rancang untuk perempuan, terutama di tingkat usaha kecil dan menengah,” ujar Menkeu.

Sumber: kemenkeu.go.id

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber sawitindonesia.com.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.