Disingkirkan Real Madrid, Presiden PSG Ngamuk di Ruang Ganti Wasit

Disingkirkan Real Madrid, Presiden PSG Ngamuk di Ruang Ganti Wasit
Pelatih kepala Paris Saint-Germain Argentina Mauricio Pochettino (kiri) bereaksi di sebelah pelatih Real Madrid Italia Carlo Ancelotti (JAVIER SORIANO / AFP)

Berita Link – Kekalahan tragis yang diderita PSG saat menghadapi Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (10/3/2022), ternyata menyisakan sorotan menarik pascalaga.

Nasser Al-Khelaifi selaku presiden PSG dikabarkan langsung melakukan pemberontakan dengan melabrak wasit yang memimpin jalannya laga antara timnya melawan Real Madrid.

Al-Khelaifi langsung mencoba turun dari tempat dirinya menonton laga lalu pergi mencari ruang ganti offisial.

Dirinya mencoba melabrak wasit yang memimpin laga lantaran tidak puas dengan keputusan sang pengadil lapangan.

Presiden PSG itu memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan hadiah pelanggaran kepada timnya sebelum terjadinya gol pertama Real Madrid.

Pihak PSG sendiri merasa Karim Benzema dianggap telah melakukan pelanggaran terlebih dahulu kepada Gianluigi Donnarumma di kotak penalti sebelum terciptanya gol pertama Real Madrid

Hanya saja wasit tidak bergeming dan terus melanjutkan laga setelah insiden tersebut.

Donnarumma yang gagal membuang bola pun akhirnya harus memungut bola dari jala gawangnya sendiri.

Vinicius yang mampu mengambil bola lalu memberikannya kepada Benzema untuk mencetak gol.

Gol itupun akhirnya menjadi titik balik kebangkitan Real Madrid untuk menyingkirkan PSG dari ajang Liga Champions.

Menurut Movistar, Al-Khelaifi bahkan harus diamankan secara tegas lantaran memberikan ancaman kepada wasit.

Apesnya, insiden tersebut dikabarkan direkam oleh salah satu anggota staff Real Madrid.

Melihat situasi tersebut, Al-Khelaifi dikabarkan juga langsung memberi tahu staff Real Madrid yang merekam kejadian tersebut untuk menghapusnya.

Jika staff Real Madrid itu tidak menghapusnya, maka ia memberikan ancaman akan membunuh dirinya.

Tindakan agresif yang dilakukan Al-Khelaifi pun tampaknya akan mendapatkan hukuman dari UEFA.

Terkait keputusan kontroversi yang dianggap kubu PSG, Mauricio Pochettino selaku pelatih juga merasa timnya merasa dirugikan akibat situasi tersebut.

Eks pelatih Spurs itu merasa ada banyak ketidakadilan yang didapatkan timnya sebelum terciptanya gol pertama Real Madrid.

“Saya merasakan ketidakadilan, karena kebobolan gol, itu jelas pelanggaran dilakukan Benzema ke Donnarumma,” ujar Pochettino setelah laga.

“Keadaan emosional kami pun berubah, ini pukulan besar bagi tim kami, karena kami lebih baik pada pertandingan ini,” tambahnya.

PSG pun akhirnya harus tersingkir tragis setelah dikalahkan Real Madrid dengan skor 3-1 pada leg kedua di Santiago Bernabeu, Kamis (10/3/2022) dinihari tadi.

Sempat memimpin lewat gol Kylian Mbappe pada babak pertama, Real Madrid berbalik unggul setelah Karim Benzema mencetak hattrick.

PSG akhirnya harus menerima kenyataan pahit tersingkir tragis di tangan Real Madrid setelah kalah agregat gol 3-2 di babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.