BREAKING NEWS: Merasa Dipermalukan, Kepala Desa di Mamuju Polisikan Warganya

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Merasa dipermalukan, Kepala Desa Batu Ma’kada, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Marten Mangasa, resmi melaporkan perempuan inisial YS ke Polresta Mamuju, Rabu (22/6/2022).

“Saya seorang kepala desa dipermalukan, dituduh memperkosa dan mengahamili anak di bawah umur,” ungkap Marten saat konfrensi pers di Warkop Tips, Jl Andi Dai, Kelurahan Karema, Mamuju.

Tuduhan YS terbantahkan dengan keluarnya hasil tes DNA yang menunjukkan bayi YS tidak identik dengan terlapor, Marten Mangasa.

Sehingga, Marten Mangasa mengecam keras pelaku yang sudah merusak nama baiknya sebagai kepala desa.

video-responsive">

“Ini adalah pencemaran nama baik dan kami akan tuntut dan akan diselesaikan seusai dengan proses hukum berlaku,” terang Marten Mangasa.

Marten juga menduga kuat, bahwa ada aktor-aktor lain yang terlibat ikut melaporkan dirinya atas tuduhan pemerkosaan tersebut.

“Tapi saat ini kami baru melaporkan saudara pelapor yang menuduh saya,” tandasnya.

Sebelumnya, Hasil tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) bayi YS dengan oknum kepala desa di Mamuju ternyata tidak identik.

“Bayi yang sudah lahir ini bukan hasil dari yang terlapor,” kata Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Rigan Hadi Nagara, Selasa (21/6/2022) kemarin.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber sulbar.tribunnews.com.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.