Breaking News! Kerja Sama Babinsa dan Polisi Berhasil Mengamankan ODGJ Pelaku Pembacokan Massal

Breaking News! Kerja Sama Babinsa dan Polisi Berhasil Mengamankan ODGJ Pelaku Pembacokan Massal

Lolak, Manadonews.co.id – Babinsa Koramil 1303-01 Kotamobagu, Serda Iwan Triadin dan Babinsa Koramil 1303-04 Lolayan, Sertu Udin bersama tim Resmob Polres Kota Kotamobagu, mengamankan salah-satu warga atas nama IM (28), warga Desa Lolayan, yang diduga mengalami ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) yang sudah meresahkan masyarakat, Rabu (22/6/2022) di Desa Lolayan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

Dandim 1303/Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution, kepada wartawan Manadonews.co.id mengatakan, evakuasi terhadap seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa ini merupakan upaya untuk mengatasi kesulitan warga yang di wilayah binaan masing masing.

“Sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi setiap prajurit untuk senantiasa peduli terhadap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah binaannya,” kata Letkol Inf Raja Gunung Nasution.

Dijelaskannya, kejadian berawal dari laporan warga kepada Babinsa Koramil 1303-01 Kotamobagu, Serda Iwan Triadin dan Babinsa Koramil 1303-04 Lolayan, Sertu Udin, untuk mengamankan seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sudah melakukan aksi pembacokan secara massal terhadap 12 orang dan 6 ekor hewan ternak sapi.

“Berdasarkan laporan tersebut Babinsa melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas beserta tim Resmob Polres Kota Kotamobagu untuk melakukan upaya penanganan pria yang diduga gangguan jiwa itu dan membawa pelaku ke Rumah Sakit Pobundayan untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” terang Dandim 1303/Bolmong.

Ditambahkan Dandim, berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga pelaku yang juga merupakan Kades setempat bahwa pelaku sementara sedang menjalani therapis terkait kesehatan jiwa pelaku dan mengalami kehabisan obat.

Adapun ke 12 korban aksi pembacokan tersebut diantaranya AM (24) warga Desa Tanoyan Utara, YP (37) warga Kelurahan Matali, TS (41) warga Kelurahan Kobo Kecil, NM (19) warga Desa Bulud, FW (19) warga Desa Kopandakan 1, MP (24) warga Kelurahan Pobundayan, GM (30) warga Desa Moyongkota Pinonobatuan, AD (51) warga Desa Bintau, NM (20) warga Kelurahan Pobundayan, CD (18) warga Desa Kopandakan 1, RM (22) warga Kelurahan Pobundayan dan MYP (4,5) warga Kelurahan Matali.

“Hingga saat ini pelaku dan korban sedang dalam penanganan medis di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Pobundayan,” ujarnya.

Mengantisipasi gangguan Kamtibmas aksi tuntutan yang nantinya akan mengarah tindakan anarkis dari pihak keluarga korban, telah dilakukan penjagaan ketat terhadap pelaku selama menjalani rawat inap di rumah sakit oleh pihak TNI-Polri.

“Kita melakukan penjagaan untuk menjaga kondusivitas di wilayah Kodim 1303/Bolmong,” pungkas mantan Danyonif Raider 712/Wiratama ini.

(Regina.TS)

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber www.manadonews.co.id.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.