Begini Cara Perkenalkan Teknologi Digital ke Generasi Boomer

Begini Cara Perkenalkan Teknologi Digital ke Generasi Boomer

Edukasi literasi digital perlu diberikan tidak hanya kepada anak muda, tetapi juga generasi yang lebih tua, misalnya baby boomers. Hal ini penting karena kemungkinan besar generasi baby boomers tumbuh sebelum era disrupsi teknologi sehingga relative gagap terhadap perangkat digital.

Dari riset oleh peneliti di Princeton University dan New York University diketahui, penyebaran hoaks melalui platform Facebook banyak dilakukan oleh kelompok usia yang lebih tua. Studi yang dipublikasikan Science Advances pada 2019 menemukan, dari 3.500 responden pengguna Facebook di Amerika Serikat terdapat 11 persen pengguna berusia 65 tahun ke atas yang berbagi hoaks. Sementara itu, hanya 3 persen pengguna berusia 18 – 29 tahun menyebarkan informasi palsu. 

Pengguna Facebook dari kalangan lebih tua diketahui berbagi hoaks lebih dari dua kali lipat dibandingkan kelompok usia 45 – 65 tahun. Dibandingkan dengan kelompok usia termuda 18 – 29 tahun, perbedaannya bisa mencapai tujuh kali lipat. 

Hipotesis para peneliti ada tiga penyebabnya. Pertama, generasi baby boomers terlambat mengenali internet dan media sosial. Kedua, kemampuan literasi digital yang kurang memadai. Terkakhir, kemampuan kognitif yang mulai menurun.

Dalam menghadapi kelompok lebih tua yang belum cakap digital atau tidak mengikuti kemajuan teknologi digital, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan.

Dosen Universitas Dipenogoro Amni Zarkasyi Rahman menyarankan untuk berbagi pengetahuan pemanfaatan teknologi. Misalnya, dalam penggunaan telepon genggam, hal pertama yang mungkin bisa disampaikan adalah bagaimana mesin pencarian dapat membantu unntuk mengakses beraneka informasi di dunia maya. 

“Kedua, kenalkan dengan media sosial yang bisa digunakan untuk berinteraksi dengan teman-teman. Ketiga, yang tidak kalah penting ialah menyampaikan bahwa informasi yang ada di media sosial tidak serta-merta untuk ditelan mentah. Sampaikan, ada Google yang bisa membantu menyaring informasi di dunia maya,” ujarnya dalam sesi webinar yang digelar Kominfo bersaa Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japeldi) dan GNLD Siberkreasi bertajuk “Menjadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital” pada Agustus 2021.

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber katadata.co.id.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.