Bakal Tes di Indonesia, Motor Listrik Yamaha E01 Cuma 20 Unit

Bakal Tes di Indonesia, Motor Listrik Yamaha E01 Cuma 20 Unit

JAKARTA, KOMPAS.com – Motor listrik Yamaha E01 sudah dipajang di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022. Namun belum diluncurkan untuk umum karena masih tahap uji coba.

Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro, mengatakan, di Indonesia Yamaha E01 baru akan dites pada semester dua.

“Kita hanya bawa 20 unit dari Jepang dan kita akan tes di Indonesia. Kita tunggu nanti,” kata dia saat ditemui di Sirkuit Sentul, Bogor, akhir pekan lalu.

Baca juga:

Kompas.com/Dio Motor listrik Yamaha E01

Anton mengatakan Yamaha E01 akan dites secara serempak di beberapa negara. Tujuannya untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan terkait dengan kebutuhan masyarakat.

“Ini proyek global ada enam negara jadi nanti di enam negara, di Eropa, Jepang, Malaysia, Thailand dan Indonesia akan dites berbarengan,” kata Anton.

“Sebetulnya targetnya ialah melihat produk ini beradaptasi di kondisi masing-masing negara. Lingkungan, temperatur, jadi memang Yamaha Motor Corporation ingin mencoba atau melakukan market tes ini di negara yang punya karakter, seperti Indonesia dan Malaysia ingin lihat kondisi jalan. Itu tujuannya mereka,” kata dia

Yamaha E01KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Yamaha E01

Baca juga:

 Yamaha E01 diposisikan untuk mengisi segmen skuter kelas 125 cc dan memiliki performa yang cocok untuk mobilitas jarak pendek hingga menengah (komuter).

E01 disebut merupakan model yang sepenuhnya memanfaatkan teknologi dan pengetahuan sepeda motor Yamaha, yang diaplikasikan pada konsep E01.

Hal itu terlihat dari desain futuristik, mengadopsi fixed battery yang bisa di charge di manapum sesuai keinginan konsumen dengan tiga tipe sistem charging (fast charging, normal charging, portable charging).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Disclaimer: Konten dan gambar berasal dari sumber otomotif.kompas.com.
Jika anda keberatan silakan ajukan penghapusan artikel dengan menghubungi kami melalui email Tim Berita Link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.