Menu Click to open Menus
Home » Fenomenal » Terjadinya Tornado apa dan bagaimana

Terjadinya Tornado apa dan bagaimana

(615 Views) June 6, 2016 2:12 am | Published by | No comment

tornado

Tornado termasuk bencana yang diakibatkan oleh aktivitas alam yang tidak biasanya. Sedangkan pengertian tornado sendiri adalah  kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Tornado muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing. Terjadinya tornado murni dikarenakan perbedaaan tekanan udara disebuah wilayah. Perubahan lapisan udara yang ekstrem memicu terjadinya tornado. Jika lapisan atmosfir yang mengandung udara dingin berada di atas lapisan udara panas, maka udara panas naik dengan kecepatan sekitar 300-an km/jam

Tornado merupakan kejadian alam yang bisa berakibat mematikan. Keberadaan tornado dapat menggulung apa saja yang dilaluinya, tercerabut, untuk kemudian dihempaskan ketanah lagi dengan kehancuran yang dahsyat.Umumnya tornado memiliki kecepatan angin 177 km/jam atau lebih dengan rata-rata jangkauan 75 m dan menempuh beberapa kilometer sebelum menghilang. Beberapa tornado yang mencapai kecepatan angin lebih dari 300–480 km/jam memiliki lebar lebih dari satu mil (1.6 km) dan dapat bertahan di permukaan dengan lebih dari 100 km.

tornado

Walaupun Tornado tidak menutup kemungkinan dapat terjadi disemua tempat di belahan dunia ini tetapi ada tempat tempat yang memamg seringkali menjadi langganan dari tornado. Meskipun tornado telah diamati di tiap benua kecuali Antartika, tornado lebih sering terjadi di Amerika Serikat.Tornado juga umumnya terjadi di Kanada bagian selatan, selatan-tengah dan timur Asia, timur-tengah Amerika Latin, Afrika Selatan, barat laut dan tengah Eropa, Italia, barat dan selatan Australia, dan Selandia Baru.

Sebelum terjadi tornado, biasanya didahului oleh badai petir, angin kencang dan hujan es. Namun, tornado tidak selalu bisa terlihat oleh mata telanjang. Oleh karenanya, diperlukan radar untuk bisa mendeteksi adanya tornado. Tornado baru bisa dilihat oleh mata jika ia sudah mulai menghisap benda-benda yang ada di sekitarnya. Pada fase ini, wujud tornado yang menakutkan sudah dapat disaksikan.

Jalur tornado tidak dapat diprediksi karena bisa berubah secara mendadak. Namun, kehadirannya bisa diprediksi dengan suara gemuruh yang sangat keras.

Skala intensitas tornado biasanya diukur dengan Skala Fujita yang memiliki 5 level tingkat intensitas kekuatan. Secara berurutan, skala tornado dari F1 sampai F5 diartikan sebagai moderat, signifikan, parah, dahsyat, dan luar bias

This post was written by adminberita
About

Berbagi Informasi untuk edukasi dan kebaikan bersama

Categorised in:

No comment for Terjadinya Tornado apa dan bagaimana

Leave a Reply