Menu Click to open Menus
Home » Teknologi » Perang nuklir purba pernah terjadi dahulu kala

Perang nuklir purba pernah terjadi dahulu kala

(3729 Views) June 25, 2014 5:33 pm | Published by | No comment

dizaman purba pernah terjadi perang nuklirPerang nuklir apabila terjadi tentulah akan menimbulkan akibat yang luar biasa bagi makhluk di muka bumi ini. Baik saat berlangsungnya atau bahkan pasca berlangsungnya perang nuklir tersebut. Selain kehancuran, tentu saja perang akan berakibat  luas dengan adanya radiasu nuklir yang mungkin baru bisa hilang setelah ribuan tahun. Bayangkan saja efek yang terjadi bagi umat manusia. Bicara soal perang nuklir, belakangan beredar pemahaman bahwa dahulu kala pernah terjadi perang nuklir yang maha dahsyat. Tapi apakah memang benar demiian adanya? apakah zaman dahulu kala pernah terjadi perang nuklir? Apakah tekhnologi nuklir telah dikuasai sejak zaman purba? Diperkirakan tahun 5000 SM kejadian kehancuran yang maha dahsyat pernah terjadi. Akhirnya terjadi diskusi yang menarik tentang kemungkinan kemajuan peradaban pada zaman sebelum tahun 4000 SM. Masa sebelum 4000 SM dianggap sebagai masa pra sejarah dan peradaban Sumeria dianggap peradaban tertua didunia. Akan selama ini terdapat berbagai diskusi, teori dan penyelidikan mengenai kemungkinan bahwa dunia pernah mencapai sebuah peradaban yang maju sebelum tahun 4000 SM.

Perang nuklir zaman purba mungkin pernah terjadi. Anda masih ingat teori tentang negeri Atlantis, Lemuria? hal tersebut kini makin diperkuat dengan adanya bukti tertulis seperti percakapan Plato mengenai dialog Solon dan pendeta Mesir kuno mengenai Atlantis, naskah kuno Hinduisme mengenai Ramayana & Bharatayudha mengenai dinasti Rama kuno, dan bukti arkeologi mengenai peradaban Monhenjo-Daroo, Easter Island dan Pyramid Mesir maupun Amerika Selatan. Kita boleh berandai-andai bahwa kemajuan teknologi mungkin terjadi antara tahun 30000 SM sampai dengan 6000 SM, sebagai bukti bahwa Peradaban Atlantis di barat, dan dinasti Rama di Timur diperkirakan berkembang dan mengalami masa keemasan antara tahun 30000 SM hingga 15000 SM. Bukti lain bisa dilihat dalam kitab suci, antara lain beberapa naskah Wedha dan Jain yang antara lain mengenai Ramayana dan Mahabharata ternyata memuat bukti historis maupun gambaran teknologi dari Dinasti Rama yang diyakini pernah mengalami zaman keemasan dengan tujuh kota utamanya ‘Seven Rishi City’ yg salah satunya adalah Mohenjo Daroo (Pakistan Utara).  Peninggalan Prasasti di Indus, Mohenjo Daroo dan Easter Island (Pasifik Selatan) hingga kini belum bisa diterjemahkan dan para ahli memperkirakan peradaban itu berasal jauh lebih tua dari peradaban tertua yang selama ini diyakini manusia (4000 BC). Coba anda simak sebuah cuplikan berikut :

dalam Epos Mahabarata dikisahkan bahwa Arjuna dengan gagah berani duduk dalam Weimana (sebuah benda mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, lalu dalam sekejap bumi bergetar hebat,asap tebal membumbung tinggi diatas cakrawala,dalam detik itu juga akibat kekuatan ledakan yang ditimbulkan dengan segera menghancurkan dan menghanguskan semua apa saja yang ada disitu.

Perang nuklir tersirat dari tulisan itu. Dan tentunya kita juga akan berpikir, senjata hebat macam apa yang bisa menimbulkan akibat hebat seperti itu. MElihat dari akibat yang ditimbulkan, mirip sekali dengan nuklir. dan lagi dari hasil riset dan penelitian yang dilakukan ditepian sungai Gangga di India, para arkeolog menemukan banyak sekali sisa-sisa puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai. Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 C. Bara api yang biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian. Para ahli menemukan bahwa pada puing-puing maupun sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo-Daroo mengandung residu radio-aktif yang hanya bisa dihasilkan lewat ledakan Thermonuklir skala besar. Dalam sebuah seloka mengenai Mahabharata, diceritakan dengan kiasan sebuah senjata penghancur massal yang akibatnya mirip sekali dengan senjata nuklir masa kini. Singkatnya segala penyelidikan diatas berusaha menyatakan bahwa umat manusia pernah maju dalam peradaban Atlantis dan Rama. Bahkan jauh sebelum 4000SM manusia pernah memasuki abad antariksa dan teknologi nuklir. Akan tetapi zaman keemasan tersebut berakhir akibat perang nuklir yang dahsyat hingga pada masa sesudahnya, manusia sempat kembali ke zaman primitif hingga munculnya peradaban Sumeria sekitar 4000 SM atau 6000 tahun yang lalu.

This post was written by adminberita
About

Berbagi Informasi untuk edukasi dan kebaikan bersama

Categorised in:

No comment for Perang nuklir purba pernah terjadi dahulu kala

Leave a Reply