Menu Click to open Menus
Home » Fenomenal » Jenglot antara mitos dan kenyataan

Jenglot antara mitos dan kenyataan

(844 Views) June 6, 2016 2:50 am | Published by | No comment

jenglotMistik di negara kita tercinta ini sudah menjadi bagian hidup yang sulit terpisahkan. Mulai dari pemahaman sampai kepada perwujudan benda bertuah. Jenglot adalah salah satunya. Benda bertuah ini sejak lama sudah menimbulkan kontroversi di masyarakat dikarenakan keberadaannya yang misterius. Terutama asal usulnya. Secara VisualĀ Jenglot adalah action figur berbentuk manusia jadi-jadian yang berukuran kecil (sekitar 10-17 cm), berkulit gelap dengan tekstur kasar (seperti mumi), berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat, serta memiliki rambut dan kuku yang panjang. Jenglot ditemukan di beberapa wilayah di nusantara, misalnya Jawa, Kalimantan dan Bali. Jenglot dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia. Masyarakat Indonesia meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan mistik dan dapat mengundang bencana. Padahal keyakinan kepada jenglot seperti itu termasuk syirik, karena meyakini sumber kekuatan selain Allah.

Banyak sekali yang berkeinginan untuk memiliki jenglot ini. Tentunya lebih disebabkan oleh aura mistisnya dan kemampuan ghaib yang dimiliki oleh benda ini. Ya, sebagian praktisi supranatural mengatakan bahwa memang sejatinya tugas jenglot adalah untuk menyesatkan manusia. Artinya, jenglot ini akan membantu untuk memenuhi keinginan manusia, terutama harta benda. Sehingga bagi mereka yang memang menempuh jalan ini maka berlomba lomba untuk dapat mendapatkan serta memilikinya, dengan harapan keinginan mereka untuk mendapatkan harta benda dunia segera terpenuhi

jenglot

Adapun mengenai asal usul jenglot, maka secara pasti belum ada yang bisa mengetahuinya atau bisa menjelaskan tentang bagaimana asal muasal adanya jenglot ini. Tetapi bisa disampaikan disini bahwa Sebagian orang Jawa percaya jika asal usul jenglot dulunya adalah seorang manusia sakti yang karena kesaktiannya itu diperoleh dari kegiatan memuja, maka ketika ia mati dan dikuburkan, bumi pun tidak mau menerimanya. Sehingga jasad orang tadi tidak bisa membusuk dan justru ukurannya hanya mengecil, mengecil, dan mengecil. Bukan hanya jasadnya, arwahnya pun tidak diterima untuk naik ke langit. Dengan terpaksa arwahnya yang sudah disertai dengan berbagai jin kafir ini kemudian kembali ke jasadnya. Dipercaya bahwa, penghuni jenglot sejatinya sangat tersiksa dengan keadaan yang dialaminya sebagai seorang jenglot. Ia kemudian berusaha mencari budak yang dapat menyelesaikan siksaanya. Konon kabarnya jenglot akan mulai membusuk jasadnya dan mulai diterima arwahnya jika ia berhasil membantu manusia meraih sukses dalam jalan kebathilan. Menjerumuskan manusia ke dalam kemusyrikan.

Tapi ada juga sebuah pendapat yang tidak populer bahwa sesungguhnya jenglot adalah salah satu makhluk dari golongan jin, yang bisa mewujud untuk terlihat didunia manusia.

Bagaimana menurut anda

 

This post was written by adminberita
About

Berbagi Informasi untuk edukasi dan kebaikan bersama

Categorised in: , ,

No comment for Jenglot antara mitos dan kenyataan

Leave a Reply