Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Fenomenal » Bumi manusia apa dan bagaimana

Bumi manusia apa dan bagaimana

(1271 Views) January 26, 2015 11:51 am | Published by | No comment
bumi manusia pusat kehidupan

image:wikimedia.org

Bumi manusia demikian artikel ini diawali. Bumi adalah planet tempat kehidupan. Banyak makhluk hidup di planet ini. Inilah planet biru dimana kita berada. Pada awalnya manusia menyangka kita hanya sendirian saja di alama semesta ini. Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat dan maju di kemudian hari meruntuhkan anggapan ini. Tapi kita tidak akan membicarakan tentang makhluk selain manusia dan hewan. Apa yang akan kita bicarakan adalah tentang bumi itu sendiri. Rasanya tidak etis apabila kita yang hidup dibumi malah tidak mengetahui apa dan bagaimana sebenarnya bumi kita ini. Mungkin tidak etis juga kalo terlalu panjang sebagai pembuka( he he he). Baiklah langsung saja kita mulai ulasannya…..

Bumi manusia ini memiliki komposisi berbagai macam unsur alam. Kandungan utamanya adalah besi (32,1%), oksigen (30,1%), silikon (15,1%), magnesium (13,9%), sulfur (2,9%), nikel (1,8%), kalsium (1,5%), and aluminium (1,4%); dan 1,2% selebihnya terdiri dari berbagai unsur-unsur langka. Karena proses pemisahan massa, bagian inti bumi dipercaya memiliki kandungan utama besi (88,8%) dan sedikit nikel (5,8%), sulfur (4,5%) dan selebihnya kurang dari 1% unsur langka juga.Adapun massa bumi adalah kira-kira 5,98×1024 kg. Secara garis besar bumi memiliki bagian Kerak Benua dan Kerak Samudera. Masing-masing memiliki ukuran dan ketebalan yang berbeda. Untuk  Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km. Selain ketebalan, kerak benua dan kerak samudera memiliki penyusun yang berbeda juga. Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt. Unsur-unsur kimia utama pembentuk kerak Bumi adalah: Oksigen (O) (46,6%), Silikon (Si) (27,7%), Aluminium (Al) (8,1%), Besi (Fe) (5,0%), Kalsium (Ca) (3,6%), Natrium (Na) (2,8%), Kalium (K) (2,6%), Magnesium (Mg) (2,1%). Trus bagaimana sih cara mengetahui semua itu. Hmm..caranya ternyata dengan  analisis yang dilakukan terhadap seismogram yang direkam oleh stasiun pencatat gempa yang ada di seluruh dunia. NAh anda sudah tahu kan? Antara kerak benua dan kerak samudera ternyata dalam hal usia, maka kerak benua secara umur jauh melampaui kerak samudera. Usia tertua dari kerak samudra saat ini adalah 200 juta, namun kerak benua memiliki lapisan yang jauh lebih tua. Lapisan kerak benua tertua yang diketahui saat ini adalah berusia 3,7 hingga 4,28 miliar tahun dan ditemukan di Narryer Gneiss Terrane di Barat Australia dan di Acasta Gneiss, Kanada.

Bumi manusia ini sejak zaman dahulu sudah menjadi perhatian dari para pemikir, tentang bagaimana sebenarnya keadaan yang sebenarnya dari bumi ini. Mungkin karena jaman dahulu sehingga dari segi hipotesa sangat bergantung pada konsep pemikiran yang berkembang pada masa itu. Salah seorang ahli yang yang pertama kali mengemukakan pendapatnya tentang materi dan bentuk dalam bumi adalah Plato. Menurutnya, bumi terdiri dari masa cair yang pijar dan dikelilingi oleh lapisan batuan yang keras yang disebut kerak bumi. Masa cair yang pijar itu berasal dari dalam bumi dan kadang-kadang ke luar mencapai permukaan bumi dalam bentuk lava melalui pipa-pipa gunung api. Dengan ilmu pengetahuan sekarang, maka lapisan bumi bisa digambarkan memiliki 7 lapisan bagian :

bumi manusia planet kehidupan

Dengan klasifikasi yang lebih mendetail yang menggolongkan bumi terdiri dari 3 lapisan besar yaitu:

1. LApisan kerak bumi

Kerak bumi merupakan lapisan kulit bumi paling luar (permukaan bumi). Kerak bumi terdiri dari dua jenis, yaitu kerak benua dan kerak samudra. Lapisan kerak bumi tebalnya mencapai 70 km dan tersusun atas batuan-batuan basa dan masam. Namun, tebal lapisan ini berbeda antara di darat dan di dasar laut. Di darat tebal lapisan kerak bumi mencapai 20-70 km, sedangkan di dasar laut mencapai sekitar 10-12 km. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup. Suhu di bagian bawah kerak bumi mencapai 1.100°C.

2. LApisan selimut bumi (Mantel)

Selimut atau selubung bumi merupakan lapisan yang letaknya di bawah lapisan kerak bumi. Sesuai dengan namanya, lapisan ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam bumi.Selimut bumi tebalnya mencapai 2.900 km dan merupakan lapisan batuan yang padat yang mengandung silikat dan magnesium. Suhu di bagian bawah selimut mencapai 3.000 °C, tetapi tekananannya belum mempengaruhi kepadatan batuan.

3. LApisan inti ( core)

Dipusat bumi terdapat inti yang berkedalaman 2900-6371 km. Terbagi menjadi dua macam yaitu inti luar dan inti dalam. Inti luar berupa zat cair yang memiliki kedalaman 2900-5100 km dan inti dalam berupa zat padat yang berkedalaman 5100-6371 km. Inti luar dan inti dalam dipisahkan oleh Lehman Discontinuity.

Source: wikipedia.org

This post was written by adminberita
About

Berbagi Informasi untuk edukasi dan kebaikan bersama

Categorised in: ,

No comment for Bumi manusia apa dan bagaimana

Leave a Reply